Senin, 21 Maret 2016

MENGAKU WARTAWAN, PENIPU DI TANGKAP

SEMARANG – Berkeinginan menjadi sepasang anggota polisi sekaligus wartawan, membuat Rijal Wijaya (23), warga Kampung Siwalan, Gayamsari menghalalkan segala cara untuk mengejar obsesinya itu.
Hingga akhirnya pria yang berprofesi sebagai jasa service AC tersebut digelandang ke Mapolrestabes untuk mempertangungjawabkan perbuatannya itu.
Aksi tipu-tipu yang dilakukan Rijal terbongkar setelah Tim Elang Polrestabes Semarang curiga dengan gerak-gerik pria lulusan SMP tersebut yang saat itu ikut melakukan operasi rutin dengan mengenakan kaos berulis Turn Back Crime Kriminal Umum Polda Jateng ala anggota Polri itu.
”Saya sudah curiga dari awal, ada yang tidak beres dengan pria itu, tapi sengaja saya biarkan lebih dahulu” ungkap Ketua Tim Elang II, Ipda Tony, Sabtu (19/3) sekitar pukul 01.30. Hingga, lanjut dia, saat timnya tiba di bantaran Sungai Banjirkanal Barat, dia sengaja berhenti.
Bukan untuk melakukan penindakan terhadap beberapa warga yang masih berada di lokasi tersebut, namun untuk meminta keterangan kepada Rijal. Saat ditanya, pria tersebut ternyata mengaku sebagai wartawan Trans7 yang sedang bertugas meliput kegiatan tim Elang.
Koresponden Trans7
Namun, hal itu membuat kecurigaan Tony bertambah sebab, wartawan koresponden Trans7 wilayah Jawa Tengah, Damar Sinuko ikut dalam rombongannya. ”Saat itu langsung saja saya pertemukan dengan wartawan Trans7 yang asli,” ujarnya. Pertemuan itu, membuat Rijal tak mampu berkata apa pun hingga dia pasrah dan mengakui kalau dia adalah wartawan dan polisi gadungan.
Meski begitu, dia masih sempat menyebut pernah bekerja di sejumlah media nasional. ”Iseng saja, supaya boleh ikut operasi terus ambil foto dan bisa di share di sosial media,” ungkap Rijal.
Dari informasi yang dihimpun diduga Rijal kerap mengaku sebagai anggota polisi kepada teman di media sosial. Untuk lebih lanjut, Rijal dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk dimintai keterangan lebih dalam. Adapun, untuk kaos yang merupakan atribut Polri langsung disita oleh petugas.
”Kaosnya kami sita karena itu atribut polisi, kecuali tidak ada tulisan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng dan tulisan polisinya, kaos Turn Back Crime boleh dipakai masyarakat,” jelasnya. Terkait temuan itu, lanjut dia, masih terus dikembangkan apakah ada ke arah kriminalitas dan apa motif pria tersebut melakukan hal tersebut. (K44, H74-72)

1 komentar:

  1. Slot machines at Harrah's New Orleans Hotel and Casino - MapyRO
    Harrah's New Orleans Hotel 군산 출장안마 and Casino is an 벳 365 easy way to get from the 의왕 출장마사지 Harrah's New 제주 출장안마 Orleans Hotel and 고양 출장샵 Casino to the Orleans Pelicans Arena.

    BalasHapus